Pelemahan Rupiah bersifat Temporer: Investor Daily

Bareksa • 19 Jun 2014

an image
Lembaran uang Rupiah dan Dollar AS (Sindonews.com)

Capital inflow sejak awal tahun (year to date) mencapai Rp138 triliun

Bareksa.com - Pelemahan rupiah terhadap dolar AS bersifat temporer karena tekanan nilai kurs yang ada sekarang ini masih bisa diimbangi dengan aliran dana asing yang masuk (capital inflow) ke Indonesia yang masih tinggi, menurut Tirta Sagara, pejabat direktur eksekutif di Bank Indonesia.

Capital inflow sejak awal tahun (year to date) mencapai Rp138 triliun atau sekitar US$12 miliar, menunjukkan bahwa investor asing masih menilai positif perekonomian Indonesia, Tirta melanjutkan.

Kombinasi faktor domestik dan global membuat nilai tukar rupiah di pasar valuta asing sempat menembus level psikologis Rp 12.000 per dolar AS kemarin.

Faktor global bersumber dari kekhawatiran bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menaikkan suku bunga lebih cepat dan krisis di Irak yang melambungkan harga minyak mentah di pasar internasional.

Sedangkan faktor domestik yang menekan rupiah adalah utang luar negeri swasta yang melambung, permintaan dolar AS yang tinggi karena banyaknya utang jatuh tempo, serta kekhawatiran tentang pemenang pemilihan presiden (pilpres). (WS)

 

Investor Daily, hal 1.