Cuan 31,5 Persen Setahun, Ini Resep Racikan Reksadana Sucorinvest Equity Fund

Minimal pembelian awal reksadana saham Sucorinvest Equity Fund Rp100.000 dan tersedia di Bareksa
Abdul Malik • 04 Aug 2022
cover

Ilustrasi analis investor reksadana saham obligasi negara sedang memantau pergerakan grafik saham dan investasi melalui laptop dan smartphone untuk mengambil strategi langkah switching. (shutterstock)

Bareksa.com - Reksadana saham jadi salah satu jenis reksadana yang paling populer di masyarakat. Reksadana yang cocok bagi investor dengan profil risiko agresif ini bisa jadi salah satu instrumen investasi yang tepat untuk tujuan jangka panjang.

Apakah Anda sedang mencari produk reksadana saham? Selain reputasi manajer investasi, Smart Investor bisa memilih reksadana berdasarkan kinerja dan dana kelolaan. 

Dana kelolaan atau asset under management/AUM, bisa jadi salah satu indikator kepercayaan investor untuk menaruh dana dalam produk reksadana tersebut, meski tidak selalu mencerminkan kinerjanya.

Nah, salah satu produk reksadana saham dengan dana kelolaan terbesar per Juni 2022 dan cuannya pun cukup menggiurkan yang dapat Anda pertimbangkan ialah Sucorinvest Equity Fund. 

Produk reksadana saham yang dikelola Sucorinvest Asset Management ini berhasil mencatatkan imbal hasil 31,55 persen dalam setahun terakhir (per 3 Agustus 2022). Sedangkan dalam 5 tahun serta 10 tahun terakhir, reksadana yang diluncurkan pada 8 Mei 2011 ini membukukan imbal hasil masing-masing 50,97 persen dan 198,71 persen. Sementara sejak pertama kali diterbitkan imbalannya 180,84 persen.

Reksadana ini pengelolaannya menggandeng The Hongkong And Shanghai Banking Corporation (HSBC) sebagai bank kustodian.

Sumber : Bareksa

Nilai dana kelolaan Sucorinvest Equity Fund per Juni 2022 tercatat senilai Rp2,5 triliun. Reksadana ini berada di urutan 11 besar, reksadana saham dengan dana kelolaan paling jumbo di Tanah Air.

Sumber : Bareksa

Resep Investasi Sucorinvest Equity Fund

Tujuan investasi Sucorinvest Equity Fund untuk memberikan apresiasi modal dan tingkat keuntungan yang optimal dalam jangka panjang dengan cara mengkapitalisasi pertumbuhan pasar modal Indonesia. Untuk itu, dibuat kebijakan investasi berupa :

1. Minimum 80% dan maksimum 100% investasi pada efek bersifat ekuitas Badan Hukum Indonesia yang tercatat di Bursa Efek di Indonesia, yang mana minimum 60% dari keseluruhan efek bersifat ekuitas tersebut akan diinvestasikan pada saham-saham LQ 45.

2. Minimum 0% dan maksimum 20% pada instrumen pasar uang yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 tahun yang diterbitkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.


Sumber : Bareksa

Berdasarkan fund fact sheet per Juni 2022, top 10 investasi reksadana Sucorinvest Equity Fund ialah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Samindo Resources Tbk (MYOH), PT Timah Tbk (TINS), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Reksadana Sucorinvest Equity Fund tersedia di super apps investasi Bareksa ini bisa dibeli dengan minimal pembelian awal Rp100.000. Segera investasi di Bareksa.

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.