Daftar Top 10 Manajer Investasi Juara Dana Kelolaan Reksadana September 2021

Per September 2021 AUM industri reksadana tercatat Rp551,76 triliun, naik Rp9,22 triliun atau 1,7 persen dari Agustus
Abdul Malik • 11 Oct 2021
cover

Ilustrasi top manajer investasi juara dana kelolaan reksadana, maupun 10 produk reksadana dengan kelolaan tertinggi dan imbalan tertinggi. (Shutterstock)

Bareksa.com - Mengakhiri kuartal III 2021, industri reksadana Tanah Air berhasil melanjutkan tren kenaikan bulanan untuk ketiga kalinya secara beruntun dalam hal total dana kelolaan (asset under management/AUM).

Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per September 2021 AUM industri reksadana di Indonesia tercatat Rp551,76 triliun, naik Rp9,22 triliun (1,7 persen) dari posisi per Agustus 2021 yang senilai Rp542,54 triliun.

Selain itu, kenaikan AUM yang terjadi pada bulan lalu disokong dengan masuknya sebagian pelaku pasar, di mana mereka cenderung menambah kepemilikan reksadananya.

Hal tersebut terlihat dari kenaikan unit penyertaan reksadana dari sebelumnya 404,15 miliar unit per Agustus 2021, menjadi 409,81 miliar unit penyertaan per September 2021.

Artinya, sepanjang bulan lalu terdapat peningkatan unit penyertaan reksadana yang mencapai 5,66 miliar atau sekitar 1,4 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Top 10 Manajer Investasi dengan AUM ReksadanaTerbesar

Di tengah kenaikan AUM yang terjadi pada industri reksadana, lantas bagaimana kinerja 10 manajer investasi (MI) dengan AUM terbesar pada September 2021? Siapa saja yang masuk ke dalam daftar ini?

No.

Nama MI

AUM Aug 21 (Rp triliun)

AUM Sep 21 (Rp triliun)

Pertumbuhan AUM (Rp miliar)

1

Manulife Aset Manajemen Indonesia, PT

59.79

61.20

1,409.58

2

Bahana TCW Investment Management, PT

43.57

44.62

1,053.33

3

Mandiri Manajemen Investasi, PT

41.78

41.14

(644.07)

4

Batavia Prosperindo Aset Manajemen, PT

40.58

40.81

237.19

5

Schroder Investment Management Indonesia, PT

33.75

33.75

(0.86)

6

Danareksa Investment Management, PT

28.62

29.17

546.68

7

Ashmore Asset Management Indonesia, PT

23.74

24.78

1,040.89

8

Trimegah Asset Management, PT

25.19

24.17

(1,020.70)

9

Syailendra Capital, PT

17.74

22.23

4,485.59

10

BNP Paribas Asset Management, PT

20.33

21.37

1,047.21

Sumber: OJK, diolah Bareksa

Berdasarkan data tersebut, penghuni top 10 MI dengan AUM reksadanaterbesar pada September 2021 terdapat beberapa perubahan dibandingkan dengan bulan sebelumnya, te rutama mulai peringkat tujuh ke bawah.

PT Ashmore Asset Management Indonesia yang mengalami kenaikan AUM reksadanaRp1,04 triliun ke level Rp24,78 triliun berhasil naik satu peringkat dari bulan sebelumnya ke posisi tujuh, menggeser PT Trimegah Asset Management ke posisi delapan yang mengalami penurunan AUM Rp1,02 triliun ke level Rp24,17 triliun.

Selain itu di posisi sembilan dan sepuluh juga terjadi perubahan di mana PT Syailendra Capital dan PT BNP Paribas Asset Management berhasil menggeser keluar PT BNI Asset Management dan PT Sinarmas Asset Management dari 10 besar.

PT Syailendra Capital terpantau mengalami kenaikan dana kelolaan reksadanasangat signifikan yakni mencapai Rp4,49 triliun ke level Rp22,23 triliun, sementara PT BNP Paribas Asset Management juga mencatatkan kenaikan AUM reksadana Rp1,05 triliun.

Manulife AM Masih di Posisi Puncak

Adaapun di posisi puncak, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) tetap nyaman dan menjadi yang paling kokoh dengan kenaikan AUM Rp1,41 triliun, yang mendorong AUM reksadanaMAMI tembus ke atas Rp60 triliun, tepatnya dilevel Rp61,2 triliun.

Perlu diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Di posisi kedua dan ketiga, juga masih ditempati Bahana TCW Investment Management dengan dana kelolaan reksadana Rp44,62 triliun dan PT Mandiri Manajemen Investasi dengan kelolaan reksadana Rp41,14 triliun.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(K01/Arief Budiman/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.