Investor Optimistis Kinerja Pasar Saham Jelang Akhir Tahun, Peluang Reksadana Ini

Dalam sepekan terakhir, fluktuasi IHSG cukup tinggi karena dipengaruhi oleh sikap investor yang merespons perkembangan varian baru Covid-19, yakni Omicron
Abdul Malik • 03 Dec 2021
cover

Ilustrasi munculnya varian baru Covid-19 Omicron yang berpengaruh terhadap kinerja pasar modal, termasuk pasar saham atau IHSG, reksadana dan SBN. (Shutterstock)

Bareksa.com - Dalam sepekan terakhir, fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cukup tinggi karena dipengaruhi oleh sikap investor yang merespons perkembangan varian baru Covid-19, yakni Omicron.

Meskipun sentimen tersebut membayangi pergerakan IHSG, namun menurut analisis Bareksa, investor masih optimistis terhadap pasar saham menjelang akhir tahun yang selalu mencatatkan kinerja positif pada bulan Desember.

Optimisme investor turut menopang kenaikan mayoritas reksadana berbasis saham, seperti reksadana saham, reksadana campuran dan reksadana indeks. IHSG pada perdagangan kemarin (2/12/2021) naik 1,17 persen ke level 6.583,82.

Di sisi lain, imbal hasil (yield) obligasi acuan Pemerintah Indonesia (Surat Berharga Negara/SBN) mencatatkan kenaikan dalam sepekan terakhir pasca Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed menyatakan akan mempercepat laju tapering atau pengurangan program pembelian obligasi.

Percepatan tapering karena laju tingkat daya beli masyarakat (inflasi) Negeri Abang Sam menunjukkan tren naik tinggi. Hal ini turut mempengaruhi pelemahan mayoritas harga obligasi Indonesia, serta pelemahan reksadana pendapatan tetap.

Baca : Bareksa Raih Pendanaan Seri C dari Grab, Kukuhkan Sinergi Grab - Bareksa - OVO

Di tengah penguatan pasar saham dan pelemahan pasar obligasi, investor dengan profil risiko moderat dan agresif bisa mempertimbangkan beberapa produk reksadana pendapatan tetap, reksadana saham, dan reksadana campuran yang berhasil membukukan kinerja ciamik di tengah gejolak pasar.

Beberapa produk reksadana yang bisa dipertimbangkan investor adalah sebagai berikut :

Imbal Hasil 1 Tahun (per 2 Desember 2021)

Reksadana Saham

Eastspring Investments Value Discovery Kelas A : 16,64 persen
Sucorinvest Equity Fund : 12.23 persen

Reksadana Campuran

Syailendra Balanced Opportunity Fund : 26,14 persen
Sucorinvest Flexi Fund : 26,45 persen

Imbal Hasil 3 Tahun (per 2 Desember 2021)

Reksadana Pendapatan Tetap

Eastspring Syariah Fixed Income Amanah Kelas A : 29,21 persen
TRIM Dana Tetap 2 : 22,81 persen

Baca : Investasi Reksadana di Bareksa dapat OVO Poin dan Voucher GrabFood

***

Fresh From The Press

Beberapa peristiwa penting yang diperhatikan pelaku pasar dan diperkirakan bakal mempengaruhi pasar adalah sebagai berikut :

1. Anggaran PEN

Pemerintah akan melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada 2022 dengan anggaran Rp414 triliun. Defisit anggaran pada arsitektur anggaran pendapatan belanja negara (APBN) 2022 dirancang 4,85 persen dari PDB sebagai bentuk langkah responsif dan antisipatif serta untuk akselerasi recovery dan reformasi struktural.

Di samping itu, target pembangunan pemerintah pada APBN 2022 adalah target angka pengangguran turun jadi 5,5 persen - 6,3 persen, tingkat kemiskinan di 8,5 persen - 9 persen, rasio gini 0,376 - 0,378, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berkisar 73,41 - 73,46.

2. Pertumbuhan Ekonomi

Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi pada 2022 bisa lebih tinggi dibandingkan tahun ini, dengan target di level 4,7 persen - 5,5 persen. Perbaikan ekonomi tahun depan akan ditopang oleh membaiknya konsumsi rumah tangga, ekspor dan investasi.

BI juga melihat tahun depan angka penyaluran kredit akan membaik seiring meningkatnya permintaan, di angka 6 persen - 8 persen.

Perlu diingat, apapun instrumen investasi pilihan kamu, selalu seuaikan dengan profil risiko, jangka waktu dan tujuan investasi kamu ya!

(Sigma Kinasih/AM)

Baca : Kolaborasi PT Pegadaian - Bareksa, Hadirkan Tabungan Emas Online untuk Investasi Terintegrasi

​***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.