
Bareksa - Di tengah yield obligasi yang masih relatif tinggi, ORI030 memberikan kesempatan bagi investor untuk mengunci kupon tetap hingga 7,00% per tahun dengan pembayaran kupon setiap bulan.
Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri terbaru Obligasi Negara Ritel ORI030 ditawarkan dalam dua tenor, yaitu 3 tahun dan 6 tahun. SBN yang bisa diperdagangkan (tradable) di pasar sekunder ini menawarkan imbal hasil atau kupon tetap, dengan angka tertinggi sejak 2020. Masa penawaran dibuka mulai 6 Juli 2026 pukul 9:00 WIB.
Sejumlah keunggulan SBN Ritel ORI030:
Reksa dana pasar uang bisa menjadi pilihan menjaga likuiditas sementara mengelola nilai investasi dengan risiko relatif rendah.
Pilihan Reksa Dana Pasar Uang Syariah
Produk | Return 1 Bulan |
|---|---|
Insight Money | +0,36% |
STAR Money Market Kelas Utama | +0,30% |
Sumber: Bareksa, data per 3 Juli 2026
Bagi investor yang ingin memiliki eksposur terhadap aset berbasis dolar AS, reksa dana USD bisa menjadi pilihan. Pilihan pasar uang untuk parkir dana dengan tetap memperoleh potensi imbal hasil.
Reksa Dana Pasar Uang USD | Return 1 Bulan |
|---|---|
BRI Seruni Likuid Dolar | +0,25% |
Bahana Liquid USD | +0,23% |
Sumber: Bareksa, data per 3 Juli 2026
Sementara itu, reksa dana pendapatan tetap USD menawarkan peluang return yang lebih menarik, seperti STAR Fixed Income Neo AI Dollar. Produk ini menawarkan diversifikasi melalui instrumen obligasi berdenominasi dolar AS dengan pendekatan AI-Managed, sehingga berpotensi memperoleh manfaat dari pertumbuhan saham-saham teknologi Amerika Serikat.
Reksa Dana Pendapatan Tetap USD | Return 3 Bulan |
|---|---|
STAR Fixed Income Neo AI Dollar | +4,56% |
Sumber: Bareksa, data per 3 Juli 2026
Harga emas mulai rebound didukung data tenaga kerja AS yang lebih lemah. Akumulasi bertahap tetap disarankan sambil mencermati arah kebijakan The Fed.
Harga beli emas digital per 3 Juli 2026:
Platform | Harga/gram |
|---|---|
Treasury | Rp2.486.691 |
Pegadaian | Rp2.559.585 |
Indogold | Rp2.468.544 |
Sumber: fitur Bareksa Emas
Emas tetap menjadi salah satu aset lindung nilai (safe haven) yang dapat melengkapi portofolio investasi, terutama ketika ketidakpastian global masih tinggi.
Instrumen | Pandangan |
|---|---|
ORI030 | Kupon tertinggi sejak 2020, tradable |
RD Pasar Uang | Menjaga likuiditas dengan potensi imbal hasil yang kompetitif |
RD Pendapatan Tetap USD | Diversifikasi aset berbasis dolar AS |
Emas | Peluang akumulasi bertahap setelah harga mulai rebound |
Sumber: Tim Analis Bareksa
Investor tetap disarankan menyesuaikan pilihan investasi dengan tujuan keuangan, profil risiko, dan jangka waktu investasi masing-masing.
Kupon ORI030 bisa menjadi pilihan investasi aman dijamin negara yang mencapai 7% untuk tenor 6 tahun, tertinggi sejak 2020, sementara penguatan dolar AS sekitar 8,02% YTD terhadap rupiah membuat strategi defensif masih relevan. Reksa Dana Pasar Uang Syariah dapat menjadi pilihan untuk menjaga likuiditas, sementara Reksa Dana Pendapatan Tetap USD menawarkan alternatif diversifikasi aset berbasis dolar AS. Di sisi lain, rebound harga emas dapat dimanfaatkan investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi secara bertahap sesuai profil risiko dan tujuan investasi.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Ni Putu Kurniasari/hm)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
***
DISCLAIMER
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.